🛡️

AdBlock Terdeteksi!

Kami menghargai privasi lo, tapi iklan adalah satu-satunya cara kami menjaga AgungX Novel tetap gratis untuk semua orang.

Cara mematikan AdBlock:
  1. Klik icon AdBlock / Brave Shield / AdGuard di toolbar browser lo
  2. Pilih "Turn off" atau "Shields down" untuk situs ini
  3. Jika pakai DNS adblock (Pi-hole, AdGuard Home, OpenWrt), whitelist domain agungxnovel.my.id
  4. Refresh halaman ini

Iklan yang tampil aman dan tidak mengganggu. Lo tetap bisa browsing dengan nyaman kok.

agungxnovel.my.id

Chapter 1103

Volume 8 AFTERWORD – KATA PENUTUP

Pertama-tama, terima kasih banyak telah membaca dan membeli "Otonari Asobi" volume 8 ini. Tak lupa, saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh staf dan pihak yang telah terlibat dan selalu membantu dalam proses produksi volume 8 ini. Meskipun saya selalu mengucapkan kata-kata yang sama setiap saat, sungguh berkat bantuan kalian semualah volume 8 ini bisa terbit. Sekali lagi, terima kasih banyak. Terutama kepada Editor saya dan Midorigawa-sensei (Ilustrator), terima kasih atas segala bimbingan dan bantuan kalian yang luar biasa.

Dan untuk kalian semua para pembaca. Maaf telah membuat kalian menunggu sangat lama. Sudah lebih dari satu tahun sejak volume 7 dirilis, ya. Terima kasih banyak telah tetap membeli dan membaca karya ini meskipun sudah dibuat menunggu selama itu!

Oh ya, selama jeda waktu tersebut, adaptasi

manga dari ‘Maigo ni Natteita

Youjo wo Tasuketara, Otonari ni Sumu Bishoujo Ryuugakusei ga Ie ni Asobi ni Kuru You ni Natta Ken ni Tsuite’ sudah terbit hingga volume 3, lho. Bahkan sebentar lagi volume 4-nya juga akan rilis. Seperti yang saya sampaikan di volume 7, Pentagon-sensei selaku mangaka dan editor manga-nya telah menyajikan adaptasi komik yang sangat luar biasa. Bagi kalian yang belum membacanya, tolong luangkan waktu untuk membacanya, ya! Sungguh, hasilnya sangat bagus dan imut banget. Nekokuro (nama pena penulis) sendiri juga selalu menantikan

update terbarunya di Nico Nico Seiga. Malahan, saya sampai rela beli koin buat baca bab terbarunya duluan, lho. (Hahaha) Ngomong-ngomong, penjualan manga-nya ternyata luar biasa meledak.

Mengingat ini adalah kali pertama karya saya diadaptasi ke manga, saya benar- benar dibuat terkejut dan bergumam, ‘ Aku emang udah denger rumornya sih, tapi penjualan manga kalau lagi laku tuh bener-bener gila banget...!’ Tentu saja, semua kesuksesan itu bisa diraih murni berkat kerja keras Pentagon-sensei dan para editor. Yah, jujur aja sih... karena light novel dan manga-nya udah selaris ini, di otak Nekokuro tuh rasanya kayak teriak, ‘Kapan nih dibikin animenya!?’ (Hahaha)

――Nah, mari kita beralih ke pembahasan isi volume 8 ini. Di volume 8, akhirnya kita memasuki Arc Karyawisata――tapi sebelum itu, kita disajikan interaksi yang sangat 'intim' antara Akihito dan Char yang sudah lama absen sejak volume 6, kan. Saya yakin pasti ada banyak pembaca yang sudah sangat menantikan adegan ini. Tapi kalau mau jujur, yang paling menanti-nantikan adegan ini kemungkinan besar adalah Char sendiri, sih. Anak ini rasanya udah nggak bisa direm, atau lebih tepatnya nggak mau berhenti. Mungkin karena ini efek

rebound karena sebelumnya dia nggak pernah punya cowok yang disukai, jadi sekarang dia lagi dalam mode super-duper-bucin-mentok pada Akihito, ditambah rasa penasaran tingginya terhadap ‘hal-hal itu’ . Di karya ini, mungkin dialah yang punya ‘itu’ yang paling kuat. (Saya sengaja menyensornya).

Apakah perseteruan pertahanan diri Akihito melawan godaan Char akan terus berlanjut? Atau jangan-jangan Akihito malah menyerah dengan mudah dan membiarkan Char menang? Nantikan saja kelanjutannya――eh tunggu, ini bukan cerita dengan

genre yang kayak gitu, ya. (Hahaha) Tapi yang pasti, mulai sekarang Akihito akan terus dihadapkan pada penderitaan menyeimbangkan antara akal sehat dan hasratnya.

Lalu masuk ke arc karyawisata, kita kedatangan kawan baru (?), ya. Yah, walau yang satunya itu sebenarnya sudah muncul sejak volume 2 tapi jarang banget dapat screen time, sih. Saya harap anak-anak ini juga akan sering muncul dan terlibat di cerita ke depannya~.

...Dan Sasagawa-sensei juga rasanya udah lama banget nggak muncul, ya.

(Hahaha) Kalian tahu, nggak? Sasagawa-sensei versi manga yang digambar sama Pentagon-sensei itu bwaaaanget-banget imutnya, lho! Saking imutnya, kalau misalnya diadakan polling popularitas karakter khusus versi manga-nya, saya yakin dia bakal masuk top 3. Seriusan, coba deh kalian cek sendiri.

Soalnya beneran imut banget.

Dan, dan, dan, kehadiran karakter baru kita, Umikawa-san!! Bagi kalian yang sering membaca karya-karya Nekokuro, pasti sudah sangat familiar dengan heroine ber-archetype Kuudere (dengan campuran Tsundere) ini, kan!

Ternyata, selama ini di "Otonari Asobi" belum pernah ada karakter utama dengan archetype Kuudere (campuran Tsundere), lho. Walau untuk Tsundere murni kita memang punya. Catatan: Kaguya-san itu beda kasus, ya. Menurut standar Kuudere versi Nekokuro, dia nggak masuk kategori itu. Padahal

Nekokuro ini biasanya selalu memasukkan heroine Kuudere (campur Tsundere) hampir di semua karya yang ditulisnya, jadi ini fenomena yang lumayan langka... Bahkan di karya debut saya saja, heroine utamanya adalah si Kuudere. Untuk ke depannya, mungkin Umikawa-san akan sering dapat screen time, tapi mungkin juga nggak. Siapa yang tahu, kan...

Lalu untuk volume ini, saya menulis sesuatu yang lumayan langka; yaitu interaksi antara Emma-chan dan karakter lain saat Akihito tidak ada di sekitarnya. Bagi kalian yang selama ini mengikuti "Otonari Asobi", pasti ada yang terkejut, kan? Apalagi bagian itu ditulis menggunakan sudut pandang orang ketiga. Sebenarnya, di masa lalu saya pernah menulis Short Story (SS) khusus yang berfokus pada Emma-chan dengan sudut pandang orang ketiga untuk sebuah event di toko buku tertentu. Ceritanya tentang Emma-chan yang diam-diam kabur dari ranjang ibunya di tengah malam karena mencari Akihito dan Char――karena pengalaman itu, kali ini saya jadi ingin mencoba menulis cerita dari sudut pandang orang ketiga yang berpusat pada Emma-chan saat Akihito tidak bersamanya. Omong-omong, menulis bagian itu bener-bener menyenangkan, lho. Kayaknya bagian itu deh yang proses penulisannya paling lancar dan mengalir di volume ini. Melihat sisi lain Kanon-san yang tidak pernah ia tunjukkan pada Akihito saat berhadapan dengan Emma-chan, dan lain sebagainya. Saya sangat menyukai interaksi kedua orang itu, atau lebih tepatnya saya suka melihat Kaguya-san yang ikut terseret ke dalam drama mereka. Kalau ada kesempatan, saya ingin menulisnya lagi. Siapa sangka Kaguya-san yang sekeren itu malah dapat peran sebagai karakter apes yang menyedihkan. (Hahaha) Soalnya, kepribadian dan cara seseorang bersikap itu memang bisa berubah drastis tergantung pada posisi lawan bicaranya. Pasti kalian semua juga pernah ngalamin hal yang sama, kan...!

Jujur saja, adegan interaksi antara Akihito dan Sasagawa-sensei juga mengalir dengan sangat lancar saat kutulis. Soal urusan ngerjain dan menjahili Akihito, kayaknya Miyu-sensei dan Sasagawa-sensei ini emang jagonya, deh. (Hahaha) Saya harap mereka akan terus mengerjai Akihito ke depannya.

Saya percaya "Otonari Asobi" masih akan terus berlanjut. Apalagi di volume ini, selain Umikawa-san, ada juga karakter baru lain yang muncul. Ada juga karakter lama yang saya harap bisa muncul lagi, jadi pokoknya saya sangat berharap seri ini bisa terus berjalan panjang. Oh iya, satu lagi, adaptasi Anime!!

Kalau dilihat dari penjualannya sih, ini tuh bener-bener udah masuk kategori

layak diadaptasi jadi anime. Makanya, saya selalu ngebatin, ‘ Ayo dong jadiin anime!!’ (Walaupun aslinya saya nggak pernah ngomong pakai nada semenuntut ini, lho).

Omong-omong soal yang lain, sebenarnya tahun lalu saya merilis karya baru di penerbit yang sama, Dash X Bunko, yang berjudul ‘Kazukazu no Kokuhaku wo Futtekita Gakkou no Madonna ni Sotobori wo Umeraremashita’ (Madonna Sekolah yang Telah Menolak Banyak Pernyataan Cinta, Mengurungku Tanpa Jalan Keluar). Karya ini juga mencatat penjualan yang sangat bagus, sampai- sampai volume pertamanya langsung cetak ulang nggak lama setelah rilis.

(Bahkan sampai sekarang masih sering nangkring di peringkat atas situs penjualan e-book, lho). Tentu saja, karena respons yang sangat positif, perilisan volume 2 juga sudah diputuskan! Jadi, bagi kalian yang membatin ‘Wah, aku nggak tahu soal itu!!’, tolong luangkan waktu untuk membacanya, ya!

Setidaknya, saya yakin kalian yang bisa menikmati "Otonari Asobi" juga pasti akan menyukai karya yang satu ini. Alasannya kenapa? Kalian pasti akan langsung paham begitu membacanya, jadi mohon dukungannya! Ilustrasinya juga super duper imut, beneran sangat

recommended! Saya harap karya yang

ini juga bisa dapat adaptasi manga, dan pastinya ngincer adaptasi anime juga, dong! Untuk informasi lebih lanjut soal volume 2-nya, mohon ditunggu kabar selanjutnya, ya.

Nah, sedikit bicara tentang urusan pribadi, tahun kemarin saya lumayan pasif dan tenang-tenang saja. Karena itu, tahun ini saya berencana untuk lebih aktif dan melakukan berbagai macam hal. Tentu saja, saya ingin menerbitkan banyak buku, dan secara jadwal, Nekokuro berencana untuk merilis banyak karya tahun ini...! Yah, walau semuanya tergantung pada seberapa keras Nekokuro bekerja dan faktor lainnya, tapi saya bener-bener pengen ngerilis banyak buku. Dan tentu saja, seperti biasa, saya akan berjuang keras untuk mengejar mimpi mendapatkan adaptasi anime. Untuk mencapai hal itu, intinya saya ingin menghasilkan banyak karya~. Saya juga punya niat untuk menantang diri menulis

High Fantasy dan Low Fantasy.

Sebenarnya, dan ini sering saya cuitkan di X (Twitter), saya punya segudang stok ide cerita yang numpuk! Beberapa di antaranya udah lumayan matang konsepnya di kepala saya――tapi sayangnya, manusia itu punya yang namanya "kapasitas". Karena batas kemampuan mengurus karya yang berjalan secara bersamaan itu terbatas, ujung-ujungnya saya jadi susah buat nulisnya! Dan di

tengah kebingungan itu, eh tiba-tiba muncul ide romcom menarik di kepala, terus akhirnya saya malah nulis ide baru itu duluan――itulah siklus yang terus berulang selama beberapa tahun terakhir ini. (Hahaha) Aduh, pokoknya saya bener-bener pengen segera nyoba nulis High Fantasy atau Low Fantasy!!

Padahal sekarang aja di kepala saya udah nongol dua ide romcom baru sambil mikir, ‘Ini romcom pasti gila banget serunya!! Aku yakin banget ini bakal populer!!’. Mungkin saat kalian membaca kata penutup ini, ceritanya udah mulai saya publish di situs web novel. (Hahaha) Tapi tetep aja, karena saya beneran pengen nulis High Fantasy atau Low Fantasy, mungkin tahun ini saya bakal coba nge-gas pake kuantitas. (Artinya, saya bakal nulis banyak-banyak).

Hanya saja, sedikit lebih dari setahun yang lalu, kondisi kesehatan saya sempat tumbang sampai harus dirawat di rumah sakit. Jadi, saya berencana untuk menjalani semuanya tanpa terlalu memaksakan diri. (Waktu itu, penyebabnya bukan cuma urusan naskah doang sih, tapi karena ada dua tenggat waktu yang udah mepet banget, saya maksa minta keluar dari RS dalam sehari, terus lanjut ngerjain naskah selama beberapa hari dalam kondisi yang paling parah...

seriusan, memaksakan diri itu bener-bener nggak baik). Yah, begitulah kira- kira. Saya akan terus berusaha keras ke depannya, jadi saya akan sangat senang jika kalian mau terus menemani perjalanan saya! Tolong dukung terus versi manga dari "Otonari Asobi" dan juga karya baru saya "Kazukazu no Kokuhaku wo Futtekita Gakkou no Madonna ni Sotobori wo Umeraremashita"

(singkatannya "Mado-bori"), ya!

Kalau begitu, jika tak ada halangan, mari kita bertemu lagi di "Otonari Asobi"

volume 9.

Bye-bye!

Diskusi & Komentar (0)

Your Avatar